
Abah Mian (63 tahun), seorang penjual es serut tradisional yang tinggal di Dusun Karajan Selatan, Desa Karyasari, Kec. Rengasdengklok, Kab. Karawang, telah menghabiskan waktu puluhan tahun menjalani kehidupan yang penuh dengan pahit getir. Meski jarang peminatnya karena zaman yang sudah modern, Abah tetap bertahan berjualan es serut karena ia tidak memiliki keahlian lain maupun modal usaha untuk bidang pekerjaan yang lain.

Setiap hari, Abah berangkat berjualan dari jam tujuh pagi hingga jam tujuh malam, berkeliling dari kampung ke kampung dengan jarak yang sangat jauh. Namun saat ini, karena musim hujan, esnya jarang laku, bahkan seringkali habis mencair sebelum terjual. Penghasilan yang didapat Abah pun hanya berkisar dua puluh hingga tiga puluh ribu rupiah saja jika sedang laku.
Kondisi ekonomi Abah sangat memprihatinkan. Ia harus berjualan setiap hari karena jika libur, maka tidak ada penghasilan untuk membeli beras sehingga ia dan keluarganya tidak bisa makan pada hari itu. Tidak jarang, Abah juga kehabisan modal dan terpaksa harus meminjam uang kepada tetangganya agar bisa berjualan kembali.
Perjuangan Abah sungguh menyayat hati; ia sering mengalami kerusakan sepeda di tengah jalan dan harus mendorongnya hingga jarak yang jauh. Bahkan yang lebih menyakitkan, Abah sering mendapatkan hinaan hingga dilempar uang oleh pembeli. Saat jualan sedang sepi dan Abah belum memiliki uang untuk membeli makan, ia hanya bisa minum air putih untuk mengganjal perut, kemudian beristirahat dan bermain suling untuk menghibur diri. Saat ini, Abah tinggal bersama istri yang hanya seorang ibu rumah tangga dan seorang anak yang bekerja serabutan. Setelah kenyang dengan kesusahan selama puluhan tahun, Abah Mian kini hanya berharap suatu saat nanti bisa merasakan kebahagiaan.

#OrangBaik, begitu berat perjuangan Abah Mian di usianya yang sudah senja. Mari kita bantu ringankan bebannya dan wujudkan harapan Abah agar bisa hidup lebih layak.
Salurkan bantuan terbaik Anda dengan cara:
Klik tombol "DONASI SEKARANG".
Masukkan nominal donasi.
Pilih metode pembayaran yang tersedia.
Segera lakukan transfer untuk membantu Abah Mian.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik