
“Kadang saya nggak bisa lihat jalan, tapi tetap harus jualan. Kalau nggak, saya nggak bisa makan, Nak…”
Kalimat itu diucapkan Pak Cecep sambil menahan rasa perih yang luar biasa di matanya. Setiap pagi, beliau tetap memanggul dagangan kecilnya, yaitu kue sarang laba-laba. Dulu jajanan ini sering dibeli anak-anak, namun kini semuanya tidak lagi sama. Pembeli sering merasa takut mendekat karena melihat kondisi mata Pak Cecep yang terus membengkak, memerah, dan mengeluarkan air mata.
Berawal dari Kelilipan Menjadi Penyakit Langka Awalnya, rasa sakit di matanya hanya terasa seperti kelilipan. Namun lama-kelamaan, setiap kali beliau berkedip, rasa sakitnya terasa menusuk dan penglihatannya menjadi buram karena tertutup peradangan. Kini, kondisi matanya sering mengeluarkan darah.
Dokter mendiagnosis Pak Cecep dengan Other Specified Inflammation of Eyelid, sebuah kondisi peradangan serius yang dapat mengancam penglihatannya. Bahkan, lima dokter senior sempat tidak mampu mengeluarkan diagnosa karena penyakit ini dikategorikan langka dan sempat diasumsikan sebagai penyakit menular yang mengharuskan beliau diisolasi. Jika tidak segera ditangani melalui operasi, Pak Cecep berisiko kehilangan kedua penglihatannya secara permanen.
Berjuang Sendirian Berteman Gelap dan Sakit Penderitaan Pak Cecep tidak berhenti pada penyakitnya. Sang istri pergi meninggalkannya saat beliau mulai sakit, dan kini Pak Cecep harus hidup sebatang kara. Dengan penglihatan yang makin terbatas, beliau berjalan tertatih menggunakan tongkat. Pernah suatu hari beliau tersandung dan terjatuh bersama dagangannya, namun beliau memaksakan diri untuk bangkit demi bisa bertahan hidup.
Penghasilan Pak Cecep dari berjualan sangat kecil, terkadang hanya sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000 sehari. Bahkan kadang beliau harus pulang dengan tangan kosong. Jangankan untuk biaya operasi yang mencapai puluhan juta rupiah, untuk makan sehari-hari saja sering tidak cukup.
#OrangBaik, Jangan Biarkan Pak Cecep Berjuang Sendirian Di balik tubuhnya yang lemah, Pak Cecep masih berjuang untuk hidup dengan penuh semangat. Beliau tidak tahu harus berbuat apa selain terus berjuang dan berharap ada keajaiban.
Mari bantu Pak Cecep agar bisa menjalani operasi dan kembali melihat dunia tanpa rasa sakit. Sekecil apa pun bantuanmu, akan sangat berarti menjadi harapan baru bagi beliau.
Cara Berdonasi:
Klik tombol “DONASI SEKARANG”.
Masukkan nominal donasi sesuai keikhlasan hati.
Pilih metode pembayaran (GoPay, Transfer Bank, atau Kartu Kredit).
Selesaikan donasi dan dapatkan laporan melalui email.
![]()
Belum ada Fundraiser