

Mak Momoh (69 tahun) terpaksa menjadi tulang punggung berkeliling tak kurang dari 10 Km sehari berjualan kecimpring karena suami yang seharusnya menjadi penanggung hidupnya jatuh sakit hingga lumpuh karena struk.

bah Uca sang suami dulunya mencari nafkah sebagai tukang becak dan buruh cangkul di sawah, namun kaluarga lansia ini harus menelan pil pahit hidup dimana tulang punggung nya harus diuji dengan struk yang membuatnya lumpuh.

tak memiliki pilihan, mak Momoh kini berjuang dengan sisa tenaga tua nya berkeliling menjajakan kecimpring yang ia goreng malam sebelumnya untuk ia jual
—“mau gimana lagi da perlu buat makan, sama kebutuhan abah”
Setiap hari mak Momoh berkeliling tak kurang dari 10Km dari rumahnya ke ujung yang bisa ia capai dengan kaki rentanya hingga petang sampai dagangannya habis sejak pagi selesai mengurusi kebutuhan abah dari mandi hingga selesai makan.

dari 1 bungkus kecimpring buatannya mak ambil untung 2rb saja, yang hasil nya mak pakai untuk makan, kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan khusus untuk abah, sang suami. kendala mulai muncul jika musim hujan datang dan waktu mak berjualan jadi berkurang yang membuat hasil jualannya pun berkurang, belum masalah kesehatan mak yang semakin menurun faktor usia.
orang-orang baik, mari bantu lariskan jualan mak Momoh jika bertemu dijalan dan kita bisa menjadi bagian perjuangan mak Momoh dalam menyambung hidup keluarga kecilnya dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki saat ini agar Pak Dedi memiliki modal usaha yang layak sehingga disisa usianya bisa tersenyum bahagia.
![]()
Belum ada Fundraiser