ImageSetiap Lembaran Opak Kecimpring Sang Istri, Demi M...
Image

Setiap Lembaran Opak Kecimpring Sang Istri, Demi Menyinari Kembali Penglihatan Pak Jumhari Dan Berjuang Menghidupi Keluarga Nya.

Image
Subang
Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 2 bulan, 27 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Rumah sederhana yang menggantungkan seluruh pada Pundak ibu Nacih (53 Tahun) menghidupi keluarga dari setiap cetakan adonan yang memipih, setiap sebelum fajar tiba, Ibu Nacih sudah bergelut dengan asap dapur, mengeringkan dan menggoreng opak kecimpring.

Di sisi lain sudut kamar, ibu Nacih harus selalu meilihat sang suami pak Jumhari terbaring tak berdaya. Tumor jinak yang tumbuh mengganas di kelopak matanya terus membesar, menutup jalan cahaya dan perlahan mencuri penglihatannya. Rasa sakit yang menjalar tak hanya merenggut pandangannya, tetapi juga perlahan mematikan langkahnya sebagai kepala keluarga.

Pak Jumhari seorang kepala keluarga yang berusia 63 tahun mengalami tumor jinak pada kelopak matanya sebelah kiri sejak tahun 2019, beliau harus merasakan takdir yang membelenggunya dimana seharusnya berdiri untuk menopang dalam rumah tangga nya, kini tertutup rapat oleh tumor pada matanya sehingga memaksa beliau pasrah dalam bayang-bayang keterbatasannya.

Selain merawat pak Jumhari yang mengalami tumor jinak pada mata, ibu Nacih harus menghadapi sang anak Bernama Hamdan (28 Tahun) yang mempunyai maag kronis, tidak jarang Ketika penyakit tersebut kambuh beliau mengalami pingsan. Walaupun penyakit tersebut sudah kronis, sang anak tidak berdiam diri, beliau membantu ibu nya dengan memilah singkong yang sudah di panen lalu di proses menjadi adonan opak kecimpring.

Perjalanan dari ibu Nacih ini ingin memberikan yang terbaik sebagai istri bagi pak Jumhari serta keluarga nya, di setiap Langkah nya sebagai pengganti kepala keluarga, ibu Nacih juga harus mengantarkan sang suami untuk melakukan pengobatan ke rumah sakit walau dengan penghasilan nya tidak seberapa dari perjuangan dalam penyembuhan pak Jumhari.

Dengan segala ikhtiar serta untaian doa yang sudah dilakukan oleh keluarga nya, Pak Jumhari ingin sekali bertanggung jawab layaknya seorang kepala rumah tangga, tetapi dengan penyakit yang di deritanya, pak Jumhari hanya bisa meratapi hidup sebagai orang tua sekaligus kepala keluarga yang tak berdaya, walaupun masih terdapat sisa tenaga dari sang istri Ibu Nacih yang selalu memberikan segala ikhtiar nya demi membantu penyembuhan Pak Jumhari dan juga mempertahankan kehidupan keluarga kecil nya.

 

sahabat baik, yuk bantu Pak Ju dan Perjuangan istrinya untuk bisa berobat kembali.. 

Baca selengkapnya ▾

  • September, 17 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close