ImageBantu Septiyana, Anak Tunanetra yang Ingin Belajar...
Image

Bantu Septiyana, Anak Tunanetra yang Ingin Belajar Agama di Pesantren

Rp 1.410.000 terkumpul dari Rp 50.000.000
13 Donasi 2 bulan, 30 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Mulyana (50) adalah seorang ayah tangguh yang setiap hari bekerja mengantarkan air galon demi menghidupi anak semata wayangnya. Dari setiap galon yang diantar, ia hanya dihargai Rp1.000. Dalam sehari, penghasilannya sekitar Rp50.000—itu pun jika kondisi tubuhnya memungkinkan.

Mulyana menderita penyakit paru-paru dan asma. Namun di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, ia tetap berjuang merawat anaknya, Septiyana, yang memiliki keterbatasan penglihatan (tunanetra).

Sejak usia 3 tahun, Septiyana telah kehilangan sosok ibu. Sang ibu meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami duka mendalam—anak kedua yang dikandung meninggal di dalam rahim pada usia kandungan 3 bulan, dan enam bulan kemudian beliau wafat karena sakit. Sejak saat itu, Mulyana menjadi satu-satunya sandaran hidup Septiyana.

Saat berusia 1 tahun, Septiyana pernah menjalani dua kali operasi mata di RS Cicendo Bandung agar matanya bisa terbuka. Namun keterbatasan penglihatan tetap ia alami hingga kini. Karena kondisi ekonomi dan jarak, Septiyana belum bisa bersekolah. SLB yang terlalu jauh dan tidak terjangkau oleh biaya keluarga kecil ini.

Dalam kesehariannya, Septiyana hanya bermain di sekitar rumah—bersepeda, bermain ayunan, dan menemani ayahnya. Bahkan, saat Mulyana harus bekerja mengantar galon, Septiyana sering ikut karena tidak ada yang menjaga di rumah. Tak jarang, Septiyana harus menghadapi ejekan dan perundungan dari lingkungan sekitar karena keterbatasannya.

Meski begitu, semangat Septiyana tak pernah padam. Ia memiliki satu mimpi besar: belajar di pesantren khusus tunanetra. Ia ingin mendalami ilmu agama, belajar mengaji, dan hidup di lingkungan yang aman serta mendukung. Sang ayah pun setiap hari mengajarinya mengaji dan bersholawat dengan penuh kesabaran dan cinta.

Pesantren menjadi harapan terbesar bagi Septiyana—tempat di mana ia bisa belajar, tumbuh, dan dihargai apa adanya. Namun keterbatasan biaya membuat mimpi itu terasa begitu jauh.

Melalui galang dana ini, kami mengajak Sahabat Kebaikan untuk membantu:

  • Wujudkan Kesempatan Belajar dengan Biaya Masuk & Perlengkapan (Al-Quran Tunantera, Tongkat tunantera, dan Pampers)
  • Biaya hidup dan pendidikan
  • Biaya kesehatan dan kebutuhan harian keluarga

Satu uluran tangan Anda dapat membuka jalan masa depan bagi Septiyana.
Mari bersama wujudkan mimpi kecilnya untuk menuntut ilmu dan menghafal ayat-ayat suci dalam lindungan pesantren Karena setiap anak berhak bermimpi, belajar, dan dicintai.

Baca selengkapnya ▾

  • September, 5 2026

    Campaign is published

Orang Baik8 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.000
Hamba Allah21 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.000
Orang Baik21 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Keluarga Rully22 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Abdul22 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (8)

Hamba Allah21 jam yang lalu
Semoga Allah subhanawataala meridhoi cita2mu.Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik21 jam yang lalu
Ya Allah limpahkan rizki kepada septiyana, jadikanlah dirinya sebagai orang2 yang beriman, dan jadikanlah dirinya sukses di dunia dan akhirat
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Keluarga Rully22 jam yang lalu
Dumogi Manfaat dan Barokah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Abdul22 jam yang lalu
Barokallaah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik23 jam yang lalu
Bismillah, semoga cita2 Adik Septiyana utk bersekolah dipasantren dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin.
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close