

Tinggal di sebuah gubuk kecil yang dibangun di daerah pengaliran sungai, tempat inilah menjadi pelindung mak Rohayah dari panas dan hujan.

Nenek Rohayah hidup seorang diri di gubuk yang dibangun dengan bantuan warga di tanah yang bukan milik pribadi melainkan tanah pemerintah yang sewaktu-waktu bisa saja digusur. Bekerja sebagai pencari kayu dari pagi hingga sore hari, nenek Rohayah harus mencari kayu ke hutan untuk bisa di jual kembali. Tidak ada yang bisa ia lakukan untuk terus menyambung hidup, hanya dengan mencari kayulah satu-satunya mata pencahariannya agar bisa makan sehari-hari.

Setiap hari nenek Rohayah hanya bisa mengumpulkan paling banyak 3 ikat kayu bakar yang dijual seharga 10 ribu saja perikatnya. Saat mencari kayu bakar ke hutan, nenek Rohayah sering terpeleset karena jalanan yang terjal dan licin akibat terkena hujan selain itu tak jarang nenek juga terjatuh saat membawa kayu bakar karena beban terlalu berat ditengah kondisinya yang sudah renta dan tenaganya tidak sekuat dahulu. Nenek Rohayah memiliki penyakit maag dan lambung sehingga saat kambuh ia tidak bisa mencari kayu ke hutan. Saat itu terjadi nenek hanya bisa makan seadanya. Meskipun begitu nenek sangat bersyukur karena masih bisa tetap makan.

Nenek bercerita bahwa ia sudah ditinggalkan oleh suaminya sejak lama sehingga mau tidak mau ia harus bekerja untuk menyambung hidupnya. Berat sekali kehidupan yang dijalani oleh nenek Rohayah yang harus berjuang sendiri. Selain itu, rumah yang ia tempati memiliki lubang-lubang di dinding dan atapnya sehingga saat malam hari nenek Rohayah harus merasakan angin malam yang dingin. Terlebih lagi saat musim hujan, air akan masuk ke dalam rumah dari lubang dinding tersebut sehingga diatas tempat tidurnya ia menggunakan terpal untuk melindungi dari hujan. Setidaknya ada satu tempat aman di rumahnya agar tidak terkena air hujan.

Nenek selalu berharap agar bisa hidup dengan lebih layak dan ingin rumahnya diperbaiki agar tidak kedinginan di malam hari dan terkena air saat musim hujan. Nenek juga selalu berdoa agar terus diberikan kesehatan sehingga bisa tetap bekerja setiap harinya demi mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik