

hidup sendiri dan menjadi tulang punggung untuk dirinya sendiri, kesehatan mak Sri Omanah (71 tahun) juga kian menurun namun tak memiliki cukup biaya untuk memeriksakannya ke Rumah sakit.

Mak Omah sehari-hari menjual lap piring dan keset dengan untung 5rb rupiah, pasar menjadi satu-satunya sahabat mak di masa senja nya karena sang suami dan kedua anaknya sudah lebih dahulu dipanggil Yang Maha Kuasa dan meninggalkan mak sendiri.
—”suami udah nggak ada, anak dua-dua nya udah nggak ada, sakit hati mak (sendiri)”

ditengah perjuangan mak mah bertaqhan hidup, kekuatan fisik dan kesehatannya pun kian melemah, saat ini mak terindikasi sakit kulit karena tahilalatnya membesar dan menutupi sebagian hidungnya.
—”nggak tau kenapa, nggak ada rasanya tapi kalo bisa mah di operasi karena nggak nyaman, udah diperiksa di posyandu disuruh operasi tapi nggak punya uang buat ongkos,” ceritanya

ditengah semua kesulitan yang dihadapi mak Omah, dan kondisi yang dialaminya, mari menjadi bagian kebaikan untuk mak Omah memperoleh kesehatan dan kehidupan yang lebih layak dengan cara berdonasi untuk mak Omah.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik