

Usianya sudah menginjak 59 tahun, tapi Abah Iin harus terus berjuang bersimbah keringat demi menafkahi Mak Aisah (58 tahun) adik tercintanya yang kini harus terkulai sakit tak berdaya.

Keringatnya terus bercucuran membasahi sekujur tubuh, dengan nafas yang tersenggal-senggal Abah Iin terus berjuang mencari rumput demi untuk bertahan hidup bersama mak Aisah adiknya.

Sehari-hari Abah Iin memelihara kambing milik tetangganya dengan sistem Maro. Jika kambingnya terjual, abah bisa dapat uang. Tapi jika tidak, Abah harus rela menahan perutnya lapar.

Jika rasa sakit melanda, Abah Iin hanya bisa merintih menahan rasa sakit itu sambil terus berdoa kepada sang maha pencipta agar diberi kekuatan. Karena disampingnya ada adik tercinta yang kini sedang terkulai lemah tak berdaya akibat stroke.

"Kasian adik saya, semenjak suaminya meninggal dunia langsung jatuh sakit terkena stroke. Badannya lumpuh tidak bisa apa-apa..." ~Ungkap Abah iin dengan tertunduk
"Kalau bukan saya sebagai kakaknya, siapa lagi yang mau mengurusnya?.~Lanjutnya

Didalam lubuk hatinya, Abah Iin ingin sekali memiliki ternak ayam atau kambing sendiri. Tapi itu semua seolah-olah hanya mimpi, karena jangankan untuk memiliki ternak. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun sangat kesusahan.
Sahabat kebaikan, kita bisa mewujudkan keinginan Abah iin untuk memiliki ternak ayam dan kambing sendiri dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki saat ini agar Abah iin dan mak Aisah bisa tersenyum disisa usianya.
Cara Berdonasi :
1.Klik Sumbang Sekarang
2.Input Minimal Donasi
3.Pilih Cara Pembayaran Donasi ( E-Walet, Transfer bank Atau Virtual Account)
4.Selesai
Semoga dengan berdonasi dapat membantu mereka yang kesulitan dan menjadi wasilah bagi Anda untuk mendapatkan rezeki lebih banyak atau kemudahan urusan dari Allah SWT, Aamiin
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik