

Setiap hari, Kakek Abdus yang kini berusia 85 tahun menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Di usia yang seharusnya menjadi masa beristirahat, beliau justru menghabiskan waktunya untuk merawat anak tercinta yang mengalami disabilitas berat dan telah terbaring lemah selama lebih dari 15 tahun.
Sejak sang istri meninggal dunia ketika anak mereka masih berusia 8 tahun, Kakek Abdus harus menjalani peran sebagai ayah sekaligus ibu. Beliau rela meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh serabutan karena tidak ada lagi yang dapat menjaga dan merawat sang anak di rumah.
Kini kondisi sang anak semakin memprihatinkan. Tubuhnya semakin kurus, kaku, tidak dapat duduk, tidak dapat berbicara, dan sebagian besar waktunya hanya dihabiskan di atas kasur. Sementara itu, Kakek Abdus yang sudah renta juga tidak lagi memiliki tenaga untuk bekerja mencari nafkah.
Saat ini keluarga mereka nyaris tidak memiliki penghasilan. Kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan bantuan anak pertama dan anak bungsu yang penghasilannya tidak menentu. Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat, kondisi ekonomi keluarga semakin terpuruk.
"Siapa lagi yang mau jaga dia kalau bukan saya? Dia anak saya. Selagi kaki ini masih bisa berdiri, saya tidak akan tinggalkan dia."
— Kakek Abdus, 85 tahun
Namun di balik segala ujian yang dihadapi, Kakek Abdus tetap menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Beliau masih menyempatkan diri mengumandangkan adzan di masjid dan rutin membantu membersihkan masjid setiap hari Jumat. Dengan langkah yang mulai melemah, beliau terus beribadah dan berharap keberkahan Allah SWT untuk keluarganya.
Ada satu harapan sederhana yang tersimpan di hati Kakek Abdus. Beliau ingin memiliki usaha kecil berupa ternak kambing agar tetap bisa mendapatkan penghasilan sambil merawat anaknya di rumah. Beliau juga berharap memiliki tabungan untuk masa depan sang anak yang hingga kini masih membutuhkan perawatan penuh.
Sahabat baik, di usia senjanya Kakek Abdus tidak meminta kemewahan. Ia hanya ingin bisa memenuhi kebutuhan hidup, merawat anaknya dengan layak, dan memiliki sedikit penghasilan untuk bertahan hidup.
Mari bersama-sama membantu Kakek Abdus dan keluarganya. Bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi seorang ayah yang telah mengabdikan hidupnya selama belasan tahun untuk merawat anaknya dengan penuh kasih sayang.
Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi jalan hadirnya keberkahan, kesehatan, dan kemudahan bagi mereka yang sedang berjuang.
![]()
Belum ada Fundraiser