
Musibah datang tidak mengenal waktu. Saat itu Doni dan kawannya sedang mencari belut di sawah dengan harapan bisa dimakan setelah masak. Tiba-tiba saja hal yang tidak terduga terjadi; ketika Doni dan kawannya mau memasak belut, minyak panas yang akan digunakan untuk memasak tersenggol dan mengenai wajah hingga badan Doni.

Waktu kejadian itu, hampir saja Doni tidak tertolong, untunglah tetangga Doni dengan sigap membawa Doni ke tempat yang lebih aman dan menjauhkannya dari minyak panas tersebut. Seluruh bagian wajah dan tubuh Doni sudah melepuh terbakar. Sang ibu tidak kuasa menahan tangis melihat Doni yang saat itu berada di antara sadar dan tidak. Beliau tidak bisa langsung melarikan Doni ke rumah sakit karena tidak memiliki uang sama sekali.

Luka bakar yang dialami Doni membuatnya setiap hari merintih kesakitan, menahan perihnya gatal serta panas. Luka bakar tersebut membuat kulitnya menghitam, mengelupas, dan membengkak di seluruh bagian wajahnya.
Saat ini orang tua Doni sangat ingin membawanya ke rumah sakit, namun apa daya, untuk makan sehari-hari saja terasa begitu sulit. Ayah Doni hanya bekerja sebagai pencari rumput, dan sang ibu hanya sebagai buruh cuci sekaligus penjual jajanan keliling dengan pendapatan tidak lebih dari 10 ribu rupiah.
Teman Baik, jangan biarkan adik kecil kita ini menahan perih dan gatalnya luka bakar yang menyiksa setiap hari.
Salurkan bantuan terbaik Anda untuk kesembuhan Doni dengan cara:
Klik tombol "DONASI SEKARANG".
Masukkan nominal donasi.
Pilih metode pembayaran yang tersedia.
Segera lakukan transfer untuk membantu biaya operasi Doni.
![]()
Belum ada Fundraiser