
"Setiap hari rasanya hancur melihat istri menahan nyeri hebat sampai demam tinggi. Saya cuma bisa keliling jualan kerupuk, berharap hari ini ada rezeki lebih buat beli obatnya..." – Pak Ajat, Suami Bu Komariah.
Sudah lebih dari 10 tahun, Bu Komariah (58 tahun) harus melewati hari-harinya dalam penderitaan yang tak kunjung usai. Mata kanannya terus membengkak, membesar hingga seukuran kepalan tangan orang dewasa, dan kerap mengeluarkan darah serta nanah tanpa henti.
Semua bermula dari sebuah titik hitam kecil di kelopak mata yang awalnya dianggap sepele. Namun, titik itu berubah menjadi mimpi buruk. Dokter mendiagnosis Bu Komariah mengidap Conjunctival Melanoma (Kanker Ganas pada selaput mata).
Sempat Operasi, Namun Kanker Tumbuh Makin Ganas Harapan untuk sembuh sempat ada saat Bu Komariah menjalani operasi pengangkatan kanker. Sayangnya, kanker tersebut justru kembali tumbuh dengan lebih ganas. Kini, rasa nyeri hebat itu menjalar hingga ke kepala dan seluruh tubuhnya. Setiap hari beliau harus menahan:
Demam tinggi yang menyiksa.
Mual dan muntah parah.
Nyeri tak tertahankan di area wajah dan kepala.
Kini, Bu Komariah hanya bisa mengandalkan mata kirinya. Itupun penglihatannya mulai kabur dan terus berair akibat dampak dari kerusakan pada mata kanannya. Jika tidak segera mendapat penanganan lanjutan, nyawa Bu Komariah bisa terancam.
Harta Habis, Berhutang Belasan Juta, dan Suami Terus Berjuang Segala upaya medis hingga alternatif telah dicoba, membuat satu per satu harta benda habis terjual. Keluarga bahkan harus menanggung hutang hingga Rp15.000.000 demi menyambung hidup dan membiayai pengobatan.
Sang suami, Pak Ajat, tidak pernah menyerah. Setiap hari ia berjalan menyusuri jalanan menjajakan kerupuk keliling. Penghasilannya yang tak menentu sering kali tak cukup untuk makan sehari-hari, apalagi untuk melunasi hutang dan menanggung biaya pengobatan yang tidak seluruhnya ter-cover BPJS (seperti obat tambahan, transportasi, dan kebutuhan nutrisi khusus).
#OrangBaik, Mari Hadirkan Keajaiban untuk Bu Komariah Bagi Bu Komariah, bisa bertahan hidup dan melewati rasa sakit hari ini saja sudah merupakan perjuangan yang luar biasa besar. Jangan biarkan beliau menyerah pada kanker ganas ini sendirian.
Mari satukan hati dan sisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu pengobatan Bu Komariah. Bantuan darimu akan sangat berarti untuk meringankan beban keluarga dan memberikan harapan kesembuhan.
Cara Berdonasi:
Klik tombol “DONASI SEKARANG”
Masukkan nominal donasi sesuai keikhlasan hati.
Pilih metode pembayaran (GoPay, Transfer Bank, atau Kartu Kredit/Debit).
Selesaikan pembayaran dan dapatkan laporan donasi melalui email.
Sekecil apapun bantuan yang Anda berikan, akan menjadi penyambung nyawa dan harapan bagi Bu Komariah.
![]()
Belum ada Fundraiser