

Sudarsono (73 tahun), di usianya yang sudah sepuh masih harus berjibaku dengan kerasnya kehidupan jalanan, tidur di selasar toko menjual tisu dengan penghasilan Rp30.000 per hari demi menyambung hidup keluarganya dikampung, kondisi semakin sulit setelah penyakit usia menggerogoti tubuh kakek mulai dari asma hingga asam lambung yang kerap kambuh.

Kakek Sudarsono pulang sekali dalam seminggu membawa uang hasil jualan, selama berjualan setiap malam selasar toko lah yang menjadi ‘kasur’ baginya “ongkosnya mahal dek 40rb pulang pergi, mending uang nya simpen terus bawa uang seminggu sekali buat anak dan cucu dikampung. Kakek juga sering tidur di pinggir toko.” jawabnya
Istri kakek sudah berpulang setahun yang lalu dan anak pun alami gangguan jiwa, dalam kesedihannya hampir tidak ada alasan kakek untuk pulang. hanya cucunya yang menjadi penguat kakek untuk bertahan dan berjuang untuk keluarganya yang masih ada.
Berat sebetulnya meninggalkan anak dan cucu, namun dalam keadaan terpaksa kakek harus memilih. “Kalo memang bisa, kakek maunya jualan di Kampung besarin cucu sendiri rawat anak sendiri, tapi dikampung ngga ada yang bisa dikerjain, kalo jualan perlu modal.” ungkapnya

Diusianya yang sudah senja, Kakek tetap harus berjuang untuk memenuhi kebutuhannya. Mari Wujudkan keinginan Kakek Sudarsono untuk jualan di Kampungnya agar hidup kakek bisa lebih baik. Mari sisihkan sedikit rezeki yang kita miliki untuk membantu kakek.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik