
Hallo #OrangBaik,
Di sudut kota yang mungkin sering kita lewati tanpa sadar, ada seorang lansia 81 tahun yang masih berjuang sendirian. Namanya Abah Kinta.
Setiap hari, Abah mendorong sepeda tuanya sambil berjualan es keliling. Bukan karena ingin… tapi karena harus.
Di usia yang seharusnya diisi dengan istirahat, Abah justru bertaruh dengan kondisi tubuhnya sendiri demi bertahan hidup.

Untung Rp500, Tapi Risikonya Nyawa
Dari setiap es yang terjual, Abah hanya mendapat keuntungan Rp500.
Artinya…
untuk sekadar membeli beras, Abah harus berkeliling lebih lama, lebih jauh, dan lebih kuat—meski tubuhnya sudah tak lagi sama.
Padahal, kondisi Abah semakin hari semakin mengkhawatirkan:
Satu-satunya Harapan: Sepeda Tua Itu
Sepeda tua yang Abah gunakan pun sering rusak.
“Sering bocor… bannya mahal,” ucap Abah pelan.
Kadang, uang yang seharusnya untuk makan…
justru habis untuk memperbaiki sepeda.
Karena tanpa itu, Abah tak bisa bekerja.
Hidup Sendirian di Usia Senja
Sejak istrinya meninggal beberapa tahun lalu, Abah hidup sendiri.
Anak-anaknya ada… tapi Abah memilih untuk tidak merepotkan mereka yang juga sedang berjuang dengan hidupnya masing-masing.
Abah hanya ingin satu hal sederhana:
tetap bisa berusaha… selama masih kuat.
Sekarang, Kita Bisa Jadi Alasan Abah Bertahan
#OrangBaik,
kita mungkin gak bisa menghapus semua lelah Abah.
Tapi kita bisa bantu meringankan langkahnya.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk:

![]()
Belum ada Fundraiser