ImageBantu Perjuangan tukang Layang-layang Selamatkan A...
Image

Bantu Perjuangan tukang Layang-layang Selamatkan Anabul

Image
bandung
Rp 7.821.600 terkumpul dari Rp 40.000.000
109 Donasi 1 bulan, 27 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

“Kalau Kita Makan, Kucing juga harus Makan… tapi kalau Kita gak Makan, mau gimana caranya Kucing harus Makan….” Ujar Pak Nana.

Pak Nana beserta Istrinya Bu Rita (35 tahun) membuka tempat penampungan Kucing yang terlantar di Rumah nya. Sudah 5 tahun lebih Ia memelihara sekitar 30 ekor Kucing terus menurun jadi 13 ekor kucing dan sekarang tinggal 5 ekor Kucing saja yang tersisa akibat dari meninggal karena penyakit atau terkena Virus, ada juga yang diracun ma Orang yang jahil dan kebanyakan di Adopsi oleh para pecinta Kucing.

Meski kucing yang Ia tampung hanya tinggal 5 ekor lagi, namun Pak Nana belum bisa menambah Peliharaan nya tersebut, dikarenakan kondisi perekonomianya saat ini tidak menentu sebagai penjual layang-layang keliling. Sebab penjualan Layang-layang itu tergantung cuaca, jika cuaca nya sedang musim kemarau layang pasti laku bahka banyak pesena, tapi kalau cuaca nya sedang musim hujan seperti sekarang penjualan nya pasti sepi.

Padahal keinginan nya untuk mengais kucing jalanan yang Ia temui saat berjualan begitu besar sekali. Namun apalah daya Pak Nana sadar jika Ia tidak boleh Egois terhadap keinginan nya tersebut.

Alasan Ia beserta Istrinya membuka penampungan Kucing di rumahnya, disebabkan karena rasa Prihatin yang besar terhadap prilaku kekerasan Orang lain kepada kucing jalanan. Makanya kalau dulu jika Pak Nana atau Bu Rita menemukan kucing terlantar dipinggir jalan terutama yang mengalami luka-luka pasti mereka langsung ambil untuk dipelihara atau di Obati, namun sekarang kadang Pak Nana suka berpikir ulang jika mau mengais kucing terlantar dipinggir jalan karena melihat kondisi ekonominya sekarang yang kekurangan, sehingga Ia khawatir tidak dapat merawat dan memelihara nya dengan tak Maksimal.

Penghasilan Pak Nana dari berjualan Layangan yang Ia buat sendiri sekitar 300 ribu s/d 500 ribu perbulan, meski tak jarang urat kejepitnya sering kambuh yang membuat kakinya merasa sakit namun Pak Nana tetap keliling jualan layangan meski berjalan sambil pincang karena menahan rasa sakit dikakinya.

“Nyeri suku mah cicing ue di gogobrok ari nyerimah…” saut terdengar orang yang ditawari layangan oleh Pak Nana, namun Ia hanya bisa menanggapi nya dengan senyum.

Setiap kali Pak Nana tak berkeliling jualan Layangan, Ia tak pernah lupa jika lagi ada pakan kucing selalu dibawanya meski hanya segenggam tangan nya. Hal ini dilakukan jika setiap kali bertemu Kucing liar saat sedang berjualan, Ia bisa langsung memberi Makan kucing tersebut dengan pakan yang dibawanya itu.

Bu Rita faham kondisinya Saat ini, Jangankan untuk menambah lagi kucing Peliharaan untuk membeli kandang bagi ke 5 kucingnya saja belum mampu Ia beli, padahal jika ada kandang akan digunakan untuk karantina kucing yang mengidap penyakit menular seperti Chalmydia.

Namun apalah daya kandang tak mampu dibeli akibatnya saat ini 3 dari 5 kucing Pak Nana kini hanya memiliki satu mata, ada yang buta, bahkan ada yang bola matanya pecah.

Tentu hal ini membuat Pak Nana dan Bu Rita merasa bersalah sekali, sebab kalau saja Ia dapat segera membawa Kucing-kucing nya berobat ke Dokter hewan mungkin penyakit tersebut tidak akan menular kepada kucing lainnya, akan tetapi apalah daya Pak Nana tak memiliki Biaya untuk membawa kucing peliharaan nya ke Dokter Hewan yang begitu mahal sekitar 1.500.000 untuk ketiga kucingnya dalam sekali berobat.

Setiap hari Bu Rita hanya bisa membersihkan luka dengan Air hangat dan mengoleskan salep pada mata kucingnya yang sakit agar tidak infeksi yang membuat lukanya semakin parah.

“Manusia kalau sakit bisa mengurus dirinya sendiri atau ada keluarga yang merawatnya, tapi jika kucing yang sakit Ia (Kucing) tidak ada yang mengobati dan merawatnya selain kita Manusia…” ucap Pak Nana dengan penuh harap dapat memiliki biaya untuk mengobati Kucing-kucingnya yang sakit.

Kondisi Pak Nana saat ini, jangankan biaya untuk berobat kucing untuk memberi makan kucing-kucing nya tersebut Ia cukup kesulitan untuk pakanya bisa menghabiskan sekitar 700ribu perbulan, untuk salepnya 80 ribu perbulan, Vitaminya 200 ribu perbulan sedangkan untuk pasirnya sekitar 400ribu perbulan, itu belum kebutuhan bulanan keluarga nya dari mulai untuk makan sehari-hari, bayar listrik, bayar Air dan biaya Sekolah anaknya.

 Tentu jika dilihat dari penghasilan Pak Nana dari berjualan Layang-layang tak sebanding dengan biaya untuk memenuhi kebutuhan penampungan kucingnya yang cukup besar disetiap bulanya, namun Beliau selalu percaya jika Rezeki Allah Subhanahu Wata’ala lah yang ngatur, dan Pak Nana Yakin jika setiap mahluk hidup sudah ada Rezekinya tinggal Ia berikhtiar. Mungkin Rezeki kucing yang Ia rawat saat ini, melalui dia Ikhtiarnya, tinggal hasilnya serahkan pada Allah Subhanahu Wata’ala.

Besar sekali harapan Pak Nana dan Bu Rita untuk Penampungan kucing di Rumahnya dari mulai Mereka ingin memiliki kandang agar dapat mensteril kucing yang sakit sehingga penyakitnya tidak menural kepada kucing yang sehat, juga Mereka ingin memiliki pasokan Pakan dan Pasirnya serta memiliki Stok vitamin serta Salep atau obat-obatan bagi kucingnya yang sakit selain biaya untuk mebawa ke Dokter hewan tentunya.

Sedangkan Pak Nana ingin sekali memiliki modal Usaha untuk jualan Layangan nya dan jualan Seblak bagi Istrinya dengan harapan agar Penghasilan mereka bisa lebih stabil sehingga mereka selain dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya juga kebutuhan penampungan Kucingnya sehingga mereka dapat menambah lagi jumlah kucing dari jalanan yang dapat Mereka selamatkan.

Sahabat Kebaikan, Pak Nana telah memberikan cintanya yang tak terbatas terhadap Kucing-kucing jalanan, kini giliran kita memberikan bantuan nyata. Sedikit bantuan dari Anda bisa berarti meski seporsi makanan, sebotol vitamin, atau biaya pengobatan untuk menyelamatkan mata kucing-kucing malang ini dari kebutaan total.

Salurkan donasi terbaik Anda untuk membantu Biaya pengobatan kucing ke Dokter Hewan, Pengadaan kandang steril agar penyakit tidak menular, Stok pakan, pasir, dan obat-obatan serta tak lupa Modal usaha untuk kemandirian ekonomi Pak Nana dan Bu Rita.

"Satu kebaikan yang kita tanam, akan menjadi nafas bagi mereka yang membutuhkan."

 

Dsiclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk Biaya pengobatan kucing ke Dokter Hewan, Pengadaan kandang steril agar penyakit tidak menular, Stok pakan, pasir, dan obat-obatan serta tak lupa Modal usaha untuk kemandirian ekonomi Pak Nana dan Bu Rita, juga program lainnya dibawah naungan Yayasan Jelajah Kebaikan Bumi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca selengkapnya ▾

  • June, 29 2026

    Campaign is published

anonim5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.000
Papi9 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.000
Orang Baik12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.000
Orang Baik12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Orang Baik12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (27)

Orang Baik13 hari yang lalu
-
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik13 hari yang lalu
Barakallah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik14 hari yang lalu
Jezu Ufam Tobie. Selamatkanlah Bapak ini dan bantulah dia dalam misinya menyelamatkan kucing2 di sekitarnya. Amin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kartika mariyani14 hari yang lalu
Semogarejekiku makin lancar
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Nilawatty Syachrul14 hari yang lalu
Semoga anabul2endapstksn pengobatan yg trbaik dan sehat2 terus anabul2nya jga pa Nana dan Ibu Rita jg diberikan kesehatan selalu dan dilimpahkan rezeqi dr allah
Image
1 Aaminn
+1
Bagikan melalui:
✕ Close