
"Hampura pak, ema nyusahin bapak mau gimana lagi anak cucu pada gapunya," kalimat pilu tersebut selalu terucap oleh Mak Juariah kepada suaminya. Mendengar hal itu, hati Abah Kardun menjadi sangat sedih, terlebih lagi jika melihat istrinya sedang merasa kesakitan dan ia hanya bisa pasrah berdoa.

Di saat orang lain sedang menikmati masa tuanya, Abah Kardun yang kini berusia 74 tahun justru harus berusaha keras mencari nafkah demi merawat istri tercintanya, Mak Juariah (80 tahun). Sudah bertahun-tahun lamanya, Mak Juariah digerogoti penyakit tumor. Terdapat benjolan di leher dan dahinya yang kini semakin membesar, membuat kondisi Mak Juariah menjadi semakin parah. Dahulu, Mak Juariah sempat bekerja sebagai tukang pijat panggilan, namun karena penyakitnya yang memburuk, kini hanya Abah Kardunlah yang menjadi satu-satunya pencari nafkah. Anak-anak mereka memang sudah menikah dan tinggal terpisah, namun kondisi ekonomi anak-anaknya pun serba pas-pasan.

Untuk bertahan hidup, setiap hari Abah Kardun berjuang berjualan kupat tahu dari pagi hingga sore. Pilunya, sejak pandemi COVID di tahun 2019, jualannya semakin sepi hingga ia hanya mampu menjual paling banyak 10 porsi kupat tahu dalam sehari. Penghasilan bersihnya hanya berkisar 30 sampai 40 ribu rupiah per hari. Jangankan untuk berobat ke rumah sakit besar di luar kota, untuk makan sehari-hari pun mereka harus seadanya dan seringnya hanya berlauk tempe saja.
Beban ekonomi Abah semakin mencekik karena ia memiliki tunggakan jaminan kesehatan (BPJS) ratusan ribu rupiah yang belum bisa dibayar, sehingga istrinya terpaksa tidak diobati karena terkendala biaya. Belum lagi, dahulu Abah sempat meminjam uang ke bank untuk menambah modal usaha dan pengobatan istrinya, namun hingga saat ini hutang sebesar 8 juta rupiah itu masih belum sanggup ia lunasi.
Di tengah segala keterbatasannya, Abah Kardun selalu berdoa dan berharap agar kelak ia memiliki rezeki lebih dan modal usaha, supaya bisa mendapat penghasilan yang lebih banyak untuk membawa istrinya pergi berobat.
#OrangBaik, maukah kamu membantu meringankan beban Abah Kardun?.
Salurkan bantuan dan uluran tangan terbaik Anda dengan cara:
Klik tombol "DONASI SEKARANG".
Masukkan nominal donasi.
Pilih metode pembayaran yang tersedia.
Segera lakukan transfer untuk membantu pengobatan Mak Juariah dan melunasi hutang Abah Kardun.
![]()
Belum ada Fundraiser